Pesan Gus Ma’shum Rois Suriyah PCNU Kabupaten Pesawaran dalam Harlah NU 96 di Pesawaran


Menjelang Pilpres 2019 ini hoax dan ujaran kebencian juga caci-maki banyak berseliweran di medsos dan banyak mempengaruhi akal pikiran kita, bahkan ada kesan membenturkan kiyai-kiyai NU dengan para habaib, padahal dulu itu, para kiyai-ulama dan para habaib selalu bergandengan tangan, bersama-sama membendung lajunya kelompok yang suka mengkafir-kafirkan, membid’ah-bid’ahkan tradisi-tradisi mulya yang ada di bumi Nusantara ini, seperti Tahlilan, Yasinan, Sholawatan, Manaqiban dan lain-lain.

Mencermati ini semua KH. Ahmad Ma’shum Abror. MPd, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pesawaran, yang juga pengasuh PP. Alhidayat Gerning Tegineneng Pesawaran, merasa sangat prihatin, menurutnya tidak ada kiyai yang ngajarin santrinya membenci habaib-zhurriyah Rasulullah SAW.

“Tidak ada satu kiyai-pun yang membenci para habaib, tidak ada kiyai-kiyai NU baik yang mempunyai pondok pesantren atau tidak yang ngajarin santri-santrinya agar membenci habaib, bahkan beliau-beliau itu sangat menghargai dan menghormati para habaib juga mengajarkan santri-santrinya agar menghargai dan menghormati para habaib” tegasnya.

“Kalau terkadang ada perbedaan pendapat dalam suatu masalah itu wajar, biasa”, lanjut Gus Ma’shum, panggilan akrab KH. Ahmad Ma’shum Abror. “Tapi itu semua sama sekali tidak mengurangi rasa hormat dan mahabbah”. Kata Gus Ma’shum saat memberi mauidzoh dalam acara Harlah NU 96 di Waylima Pesawan, 23/3.

Kemudian Gus Ma’shum menyitir sebuah hadits yang artinya, “Cintailah Allah karena Allah-lah yang memberi makan kalian semua. Cintailah aku karena cintamu kepada Allah dan cintailah keluargaku karena cintamu kepadaku”.

Gus Ma’shum juga menyitir hadits lain yaitu, “Aku tinggalkan pada kalian semua dua perkara, jika kalian semua berpegang teguh pada keduanya maka tidak akan tersesat selama lamanya yakni: Kitabullah dan Sunnah Rasulullah dalam riwayat lain dan Kitabullah dan Ahli Baitku”.

Berkenaan dengan semakin memanasnya suhu politik sekarang ini, Gus Ma’shum juga berpesan kepada para hadirin dan hadirot agar tetap menjaga akhlaqul karimah, tidak menghujat dan menghina Paslon Capres dan Cawapres.

“Kita yang sudah punya pilihan maka jangan sampai menghina  yang satu dan yang lain, jangan menghina Paslon 01 ataupun 02, kalau ingin ngeshare, sharelah hal-hal yang positif saja, yang pilih 01 ngeshare yang baik-baik yang ada pada pak Jokowi- Kiyai Ma’ruf Amin, yang pilih 02 ngeshare yang baik-baik yang ada pada pak Prabowo-Sandi". Pungkasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel