Berbagi Ilmu dan Suami


Dalam sebuah ceramah seorang Ustadzah menyampaikan ilmunya dengan semangat sekali di hadapan ibu-ibu Majlis Ta’lim… “Dari pada suami ibu-ibu terjerumus ke dalam dosa, lebih baik ijinkan mereka untuk menikah lagi. Mungkin ini berat, tetapi pahala yang akan Ibu dapatkan atas kerelaan ini sangatlah besar.”

Salah satu ibu-ibu Jamaah mengacungkan jari ingin bertanya. “Ustadzah, mendengar ceramah Ustadzah hari ini, hati saya jadi sangat senang sekali dan mulai tenang tidak merasa selalu bersalah lagi…”

“Emangnya kenapa Ibu…??”, tanya Ustadzah.

“Begini ustadzah, emm... sebenarnya saya bingung harus memulai cerita ini dari mana, Tapi setelah mendengar ceramah Ustadzah barusan, saya mulai bisa memberanikan diri untuk memberitahu Ustadzah… Bahwaa… eehmmm… sebelumnya saya mohon maaf kalau sampai sekarang belum bisa memberitahu Ustadzah.”

“Kenapa Bu? Kalau belum bisa memberitahu hari ini ya nggak apa-apa bu, lain waktu juga bisa…Kebahagiaan Ibu, Insya Allah jadi kebahagiaan saya juga”, sahut Ustadzah.

“Baiklah Ustadzah, bahwa sebenarnya sudah dalam dua tahun ini, saya sudah menjadi istri kedua dari Suami Ustadzah”.

Mendengar cerita Ibu itu, Ustadzah itu tanpa pikir panjang, langsung saja pingsan. Seharusnya dia bilang-bilang dulu kalau mau pingsan, kan di siapin tempatnya. Nah... benjol kan kepalanya kena pinggiran podium. Hehehehe.......

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel