Republik Bumimaya

Berita dan kajian Islam NUsantara

Setelah HTI Bubar, PKI Vs Islam


Setelah HTI almarhum, perang opini tidak akan berhenti manis, perang ini akan berlanjut dengan wajah baru, bisa jadi pertarungan berikutnya akan lebih ramai, yaitu, pertarungan antar para pencari pengaruh exs HTI dan pemerintah tentunya (dalam hal ini adalah Jokowi wa Ashabihi).

Jadi pak jokowi siap-siap saja dan harus hati-hati mulai sekarang ini, musuh politiknya tambah, pun punya amunisi baru. Puluhan ribu orang akan meninggalkan pak jokowi jika beliau calon presiden pada periode berikutnya.

Perang dunia maya bisa diperkirakan akan lebih simple yaitu PKI Vs Islam, orang-orang yang pro Ahok (baca juga Jokowi) akan di sandari lebel PKI sedangkan yang pro HTI akan berlabelkan Islam.

Bahkan lebih ekstrime lagi akan berkembang bahwa orang-orang yang berjuang getol mempertahankan Pancasila dan NKRI akan di beri cap PKI sedangkan yang getol menyuarakan islam- syari’ah- akan berlabel Islam. Ini perang dunia maya, seperti itu sudah mulai tampak dari status atau postingan-postingan orang-orang yang pro HTI.

Semua itu adalah strategi HTI berikutnya. Pemerintah, mulai sekarang harus juga melek bahwa selama ini dalam tubuh pemerintahan sendiri banyak orang-orang yang memelihara kelompok-kelompok radikal dalam menunjang hajat politiknya, artinya sarang radikalisme juga ada di dalam pemerintahan sendiri.

Jadi usaha ini jangan tanggung-tanggung, telah tiba saatnya pemerintah bersih-bersih sebelum terlambat. Bisa dengan jalan memberi fasilitas dan inisiatif dalam menggerakkan People Power dengan membangkitkan silent majority supaya tidak hanya diam.

Fasilitasi NU -dalam hal ini GP Ansor dan Banser- untuk menguasai masjid-masjid di lingkungan otoritas pemerintahan seperti BUMN, juga di kepolisian dan TNI. Selain itu, kepala sekolah dan guru agama di sekolah negeri yang radikal mulai diperkecil perannya, ganti dengan yang mempunyai kebangsaan. Dengan kerjasama ini, pemerintah akan terlindungi dari serangan tudingan HAM, otoriter, dzalim yang biasanya menjadi kata pamungkas mereka. (meminjam kata dennysiregar.com).