Republik Bumimaya

Berita dan kajian Islam NUsantara

Kronologis Mobil Ditembaki Polisi di Lubukulinggau


LUBUKLINGGAU- Kejadian yang bikin heboh Kota Lubuklinggau hari ini, rupanya lantaran mobil yang di tumpangi satu keluarga itu ngebut dan menerobos razia.


Mereka berjumlah tujuh orang, yaitu lima orang dewasa dan dua anak-anak, terdiri dari nenek, anak dan cucu, naik mobil Honda City berwarna hitam BG1488ON, hendak menghadiri undangan kerabatnya di K‎ecamatan Muarabeliti Kabupaten Musirawas. Rombongan satu keluarga ini berasal dari Desa Blitar Kecamatan Sindang Beliti Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu

Berangkat dari Desa Blitar Kecamatan Sindang Beliti Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu, pada Selasa (18/4) pagi sekitar pukul 11.00. Mereka melintas melalui jalur lingkar barat Kota Lubuklinggau. Diduga, saat melintas ada anggota polisi yang diduga melakukan razia, lalu ngebut dan menerobos razia.

Diki, yang mengendarai mobil, diduga menerobos razia lalu melaju kearah selatan. Diduga mencurigakan, mobil tersebut dikejar, dan mobil itu tidak mau berhenti hingga terjadi aksi kejar-kejaran dalam kota.

Karena tidak mau berhenti akhirnya polisi melepaskan beberapa kali tembakan kearah mobil. Terlihat dari beberapa bekas tembakan dibagian belakang mobil Honda City dan dibagian kaca mobil juga ada bolong bekas tembakan dan kacanya pecah. Selain itu, kaca dibagian penumpang samping kanan mobil Honda City itu juga pecah, diduga juga karena tembakan.

Pengejaran terhenti di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau. Tepatnya di jalan raya samping Bank Mandiri Simpang Periuk.

"Pertama saya dengar ada empat kali suara tembakan. Lalu saya keluar dari dalam kantor dan melihat ada mobil sedan warna hitam di depan agak kesamping kanan kantor dalam posisi terjepit mobil lain dari depan dan belakang. Kemudian ada dua suara tembakan lagi," ungkap sumber Sripo diwawancarai dilokasi usai kejadian.

Berikutnya, setelah mobil itu berhenti, ia mendekat dan melihat ada orang dikeluarkan dari dalam mobil, dalam kondisi bersimbah darah. Sementara sopirnya sudah ditarik keluar duluan. "Waktu saya perhatikan", ungkap sumber Sripo, "di bagian belakang mobil ada sekitar empat lobang seperti bekas kena tembak," Tambahnya.

Setelah seluruh penumpang dikeluarkan, kemudian langsung dibawa ke rumah sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. 

Diketahui kemudian, satu orang meninggal dunia, yaitu Surini (55). ‎Sementara beberapa anaknya, yaitu Diki (29) mengalami luka tembak dibagian punggung, Indra (32) luka tembak dibagian tangan kiri tembus, Novianti (31) luka tembak lengan sebelah kanan dan Dewi Arlina (35) mengalami luka tembak lengan sebelah kiri tembus dan Galih (6) tidak mengalami luka. Adapun cucunya yaitu ‎Genta Wicaksono yang masih berusia tiga tahun mengalami luka kepala diatas telinga sebelah kiri. (Sumber; TRIBUNNEWS.COM)