Republik Bumimaya

Berita dan kajian Islam NUsantara

Kiyai Munawir; Jangan Hanya Menjadi Orang Yang Suka diserahi Amanah Tapi Tidak Menjaganya


Ibarat seorang santri yang dioprasi hatinya oleh kiyai dari hati yang asalnya tidak tahu apa-apa menjadi tahu apa-apa. Rasulullah saw. pun ketika hendak di Isro' Mi'roj kan juga di oprasi dulu oleh gurunya (malaikat jibril) sehingga hati beliau di penuhi oleh cahaya. Kata KH. Munawir ketua LBM NU Propinsi Lampung saat mengisi ceramah Isro' Mi'roj di Masjid Jami' Nurul Huda Gerning Tegineng.

Isro' Mi'roj adalah sesuatu yang luar biasa yang khoriqul ‘aadah yang tidak masuk akal.

"Rasulullah ketika di isro' Mi'roj kan banyak melihat hal-hal yang aneh yang luar biasa dan tidak masuk akal" lanjut KH. Munawir.

Misalnya Rasulullah SAW. diperlihatkan oleh Allah seseorang yang memukuli kepalanya sendiri hingga hancur, kemudian kepalanya utuh kembali, dipukul kembali, hancur lalu utuh kembali, demikian itu terus menerus. Ini adalah siksaan bagi orang-orang yang malas melakukan ibadah".

K. Munawir juga mengingatkan, jagalah amanat atau kepercayaan orang lain, jangan hanya suka mendapat atau diserahi amanah saja tapi enggan menjaganya

"Orang seperti itu nanti di akhirat akan mendapatkan siksaan seperti gambaran yang dilihat nabi SAW. dalam perjalanan Isro’ Mi’roj-Nya,  ada seseorang yang memikul sesuatu yang terus ditambah dan ditambah sampai orang itu ndeprok (bahasa Jawa) dan tidak bisa bangkit kembali". terang kiyai yang menjadi ketua dewan fatwa MUI Lampung itu.

Kiyai munawir juga banyak memberi dorongan kepada santri-santri al-Hidayat Gerning agar rajin belajar dan nurut sama kiyai, karena jika seorang santri tidak rajin belajar maka berarti dia telah menghianati kepercayaan orang tuanya dan kiyainya. Jika seorang santri tidak nurut sama kiyainya maka berarti ia enggan di oprasi oleh kiyainya, santri seperti ini akan sulit mendapatkan ilmu yang bermanfaat.