Dipecat Karena Hajar

Pagi-pagi sekali si-Dudung udah berdandan rapi menuju warung kopi bik Ijah, rupanya udah ada yang nunggu di warung, yaitu si-Jamang yang barusan pulang dari Arab. Eiiit….Oh… ternyata sepagi itu si-Dudung kewarung hanya untuk nyelametin rizkinya (berupa kopi segelas dan pisang goreng dua biji) agar tidak dipatuk ayam.
  • Dudung  : "Mang, udah enak-enak kerja di Arab, gaji gede, kok malah balik ke Bumimaya lagi….?" Tanya Dudung.
  • Jamang  : "Maunya sih nggak balik lagi Dung, tapi ane dipecat tanpa pesangon, gaji juga nggak dibayar lagi Dung..."
  • Dudung  : "Lho...Koq bisa gitu Mang", Tanya Dudung, sambil pura-pura kaget bin penasaran.
  • Jamang  : "Gini ceritanya Dung, Pagi-pagi sekali ane disuruh nganterin juragan, biasa.., ke tempat kerjanya, di tengah jalan ada batu gede. Sebenernya ane udah mau lewat pinggir, eeeh…. si juragan malah teriak sambil nunjuk-nunjuk ke arah batu, "Hajar!... Hajar!... Hajaarrr!..."
  • Dudung  : "Teerrussst ?", Kata dudung sambil minum kopi.
  • Jamang  : "Ya ane tabrak lah... JeDERRRrrrr!!!.  Sampe mobilnya jempalitan dan ringsek. Juragan masuk rumah sakit, kepalanya bocor.
  • Dudung  : "Teerrussmm ?", Kata dudung sambil Nyokot pisang goreng.
  • Jamang  : Ya…Langsung ane dipecat... tanpa gaji dan pesangon. Habis dipecat, (lanjut Jamang) ane baru ingat... Alamaaaa…. Ternyata 'Hajar' arti Bumimaya-nya itu 'Batu'..." kik…kik…kik… Ingat itu ane jadi tertawa geli, Jamang…Jamang…Gomblok!??
  • Dudung  : Emmm….
Share on Google Plus

About Republik Bumimaya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment
::: Simak juga berbagai info republikbumimaya.Online melalui media sosial Twitter, Facebook, google+ dan youtube :::: Kritik, saran, informasi, artikel dan pemasangan iklan, dapat dikirimkan kepada kami melalui Contact kami :::